Kepemimpinan

Senin, 03 Oktober 2016

Hasil gambar
insperity.com
          

  Saat ini, karakter mahasiswa yang dibutuhkan bukan hanya mahasiswa yang pintar dalam akademisnya saja, tetapi juga yang bisa berbicara di depan umum, profesional dalam kehidupan, dan dapat menjadi bagian dari lingkungannya. Mahasiswa diharapkan bisa menjalankan perannya sebagai penerus, pembangun, dan calon pemimpin masa depan yang baik. Secara garis besar, jiwa kepemimpinan sangatlah dibutuhkan. Jiwa kepemimpinan  timbul akibat dari rasa tanggungjawab atas sesuatu untuk memberikan kenyamanan bagi orang lain yang tengah dipimpin dalam kelompok untuk tujuan bersama. Seorang pemimpin harus bisa bekerja bersama-sama dengan orang lain.

Kepemimpinan adalah proses dalam mengarahkan dan memengaruhi para anggota dalam berbagai aktivitas yang harus dilakukan. Pemimpin dapat didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan untuk memengarui perilaku orang lain tanpa menggunakan kekuatan, sehingga orang-orang yang dipimpinnya menerima dirinya sebagai sosok yang layak memimpin mereka. Kepemimpinan  dikembangkan, bukan ditemukan. Orang yang terlahir sebagai pemimpin sejati akan selalu menonjol, tetapi untuk konsisten, karakteristik kepemimpinan harus dikembangkan.

Bakat kepemimpinan sebenarnya tidaklah dilahirkan. Bakat tersebut muncul melalui keterampilan diasah dan dikembangkan. Semua didapat melalui latihan-latihan dengan waktu yang tidak sebentar.

            Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan dan melatih jiwa kepemimpinan kita. Misalnya, mengikuti organisasi kampus atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Dengan mengikuti organisasi, kita bisa mengasah kemampuan berkomunikasi, berdiskusi, dan berinteraksi. Kita juga dapat membentuk pola pikir yang lebih baik. Tapi rasa malas juga mempengaruhi banyak mahasiswa untuk tidak berorganisasi dengan berbagai alasan.

            Semua tergantung cara pandang masing-masing, sebab setiap hal yang kita lakukan pasti memiliki sisi positif dan negatifnya. Padahal jika rasakan, organisasi dapat memberikan nilai-nilai yang positif dibandingkan negatifnya.  Membangun jiwa kepemimpinan merupakan bentuk konsisten menumbuhkan dan menunjukkan keteladanan dalam mempengaruhi orang lain yang secara tak langsung.

            Peran mahasiswa tidak bisa lepas dari pembangunan dan peranannya yang penting. Dalam peranannya untuk pembangunan masa depan bangsa, diharapkan mahasiswa mampu untuk memberikan perubahan.


"Leadership is action, not position." - Donald McGannon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Search

Timeline Twitter